‘Abdullah ibn ‘Umar radhiyallahu ‘anhu berkata (tentang orang-orang yang mengklaim tidak ada penetapan qadar dari Allah),

“Seandainya salah seorang dari mereka memiliki emas sebesar gunung Uhud, lalu menginfakkannya, maka Allah tidak akan menerima infaknya tersebut sampai mereka beriman terhadap qadar.” (Diriwayatkan oleh Muslim.)

Maka, ketika diingatkan orang bahwa amalan kita salah menurut syari’at, janganlah berkata, “Yang tahu benar salah itu hanya Allah, bukan anda.”

Written by Indonesia Bertauhid