Syaikhul Islam rahimahullah mengatakan,

والغي اتباع الأهواء والشهوات وأصل ذلك أن الحب لغير الله كحب الأنداد وذلك هو الشرك قال الله تعالي فيه إنما سلطانه علي الذين يتولونه والذين هم به مشركون فبين أن صاحب الإخلاص مادام صادقا في إخلاصه فإنه يعتصم من هذا الغي وهذا الشرك

“Kesesatan (al-ghay) adalah mengikuti hawa nafsu dan syahwat. Akar dari hal tersebut adalah kecintaan kepada selain Allah, yang serupa dengan kecintaan terhadap berhala. Demikian itu merupakan kesyirikan.

Terkait hal ini Allah berfirman yang artinya, “Sesungguhnya kekuasaan setan hanyalah terjadi atas orang-orang yang mengambilnya jadi penolong dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah.” [an-Nahl : 100].

Dalam ayat ini Allah hendak menjelaskan bahwa setiap orang yang ikhlas dengan jujur, niscaya akan terlindungi dari kesesatan dan kesyirikan.”

~al-Qaa’idah fii al-Mahabbah~

Written by Indonesia Bertauhid