Ibnul Qoyyim rohimahullah mengatakan,
وَلْيَنْظُرْ الشُبْهَاتِ والشَهْوَاتِ الَّتِيْ تَعُوْقُهُ عَنْ سَيْرِهِ عَلَى هَذا الصِّرَاطِ المُسْتَقِيْمِ، فَإِنَّهَا الكَلَالِيْبُ الَّتِي بِجَنْبَتَيْ ذَاكَ الصِّرَاط تَخْطَفُهُ.
“Waspadalah terhadap syubhat dan syahwat yang akan merintangi ketika meniti jalan keistiqomahan yang lurus (di dunia -pen) ini. Karena sesungguhnya hal tersebut kelak laksana gancu yang akan menyambar pada sua sisi jembatan (di atas neraka -pen) ketika hendak menyebranginya”.
(Madarijus Salikin hal. 10/I)

Written by Indonesia Bertauhid