Allah Ta’ala berfirman:

وَمَنْ كَانَ فِي هَٰذِهِ أَعْمَىٰ فَهُوَ فِي الْآخِرَةِ أَعْمَىٰ وَأَضَلُّ سَبِيلًا

“Dan barangsiapa yang buta (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar).” (Al Isra’: 72)

Ibnul Qayyim rahimahullah:

فأخبر أن من كان في هذه الدار ضالا فهو في الآخرة أضل

“Allah mengabarkan bahwa orang yang sesat di dunia, maka di akhirat dia lebih sesat lagi.”
(Miftah Daaris Sa’adah, hal.94)

Written by Indonesia Bertauhid