Seandainya manusia ditinggalkan dalam keadaan aslinya, tidak dibisiki oleh hembusan syubhat dari syaithan, maka niscaya manusia itu pasti akan bertauhid kepada Allah, mencintaiNya, dan beribadah hanya kepadaNya.

Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كل مولود يولد على الفطرة، فأبواه يهودانه أو ينصرانه أو يمجسانه

“Setiap bayi yang dilahirkan itu berada dalam keadaan fithrah. Kemudian kedua orang tuanyalah yang menjadikannya seorang yahudi, atau nashrani, atau majusi.” (Muttafaq ‘alaih)

(Untaian faidah dari Kitaabut-Tauhiid lil-Fauzaan)

Written by Indonesia Bertauhid