Diantara sebab yang menguatkan iman adalah memperbanyak dzikrullah (mengingat Allah), berdo’a hanya kepada Allah yang merupakan suatu ibadah. Dan dzikir ini hendaknya dalam setiap keadaan, dengan lisan (ucapan), hati, tindakan dan keadaannya. Keimanan seseorang diukur seberapa banyak dzikir yang diamalkannya.

( Syar’u Asma Allah Al-Husnah fi dhauil kitab wa sunnah, Sa’id bin Ali Wahf Al-Qahthani)

Written by Indonesia Bertauhid